Raja Ampat, InfoPublik-Pemerintah Kabupaten Raja Ampat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memberikan bantuan sembako kepada sejumlah warga korban banjir dan tanah longsor di Distrik Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Kamis (14/9/2023).

Sebelumnya pada Rabu (13/9/2023)  hujan lebat melanda Waisai, Ibukota Kabupaten Raja Ampat. Hujan yang berlangsung sepanjang malam tersebut menyebabkan air meluap di beberapa titik di Kota Waisai serta terjadi tanah longsor.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Raja Ampat, Muhammad Guntur Tamima, ST  melaporkan paska kejadian pihaknya bersama instansi teknis terkait bergerak cepat mendata warga yang terkenda dampak.

“Paska kejadian yang sudah tertangani dan pengambilan data yaitu 10 rumah warga terkena dampak, tujuh tanah longsor dan sisanya bencana banjir,” ujarnya sebelum penyerahan bantuan sembako.

Guntur, sapaan Muhammad Guntur Tamima, ST mengakui pihak BPBD Raja Ampat sudah mengambil data terkait kerusakan dan kerugian warga akibat kerjadian tersebut. Selain memberikan bantuan sembako pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan instansi dan OPD terkait untuk penangan selanjutnya.

Acara penyerahan sembako yang terjadi pemukiman belakang PLN Raja Ampat dan  dihadiri Wakil Bupati Raja Ampat, Dandim 1805/Raja Ampat, Wakalpolres Raja Ampat, Kepala BPBD, Kepala Distrik dan Kepala Kelurahan Kota Waisai Raja Ampat serta beberapa tokoh masyarakat dan pihak korban.

Wakil Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam sebelumnya menyerahkan bantuan sembako tersebut menyampaikan apreasiasi kepada BPBD Raja Ampat, pihak TNI dan Polres Raja Ampat yang bergerak cepat mengatasi bencana banjir dan tanah longsor tersebut.

Diakuinya, bencana alam merupakan peristawa alam yang tidak direncanakan. Kendati demikian Ori, sapaan Orideko Iriano Burdam mengakui bencana alam juga terjadi karena ulah manusia yang tidak menjaga alam dan lingkungan sekitar.

Oleh karena itu, Ori berpesan kepada warga Raja Ampat, khususnya yang berada di Kota Waisai untuk tidak menebang hutan serta menjaga drainase yang ada.

Dirinya juga meminta kepada warga Raja Ampat untuk selalu waspada. Apalagi kata dia, Raja Ampat merupakan daerah yang rawan bencana karena masuk dalam daerah patahan.

Sebelum penyerahan sembako, Wakil Bupati Raja Ampat didampingi Kepala BPBD Raja Ampat, Dandim 1805 Raja Ampat, Wakapolres Raja Ampat, sejumlah pejabat Polri, Kepala Distrik dan Kepala Kelurahan meninjau langsung rumah warga yang kena longsor di belakang PLN Raja Ampat.

Setelah menyerahkan sembako di belakang PLN, rombongan Wakil Bupati dan BPBD Raja Ampat  juga meninjau semu titik lokasi longsor dan banjir di Kota Waisai-Raja Ampat. (Petrus Rabu/MC.Kab.Raja Ampat)