Bupati Buka UNBK SMP/MTs di Raja Ampat

Raja Ampat, InfoPublik - Bupati Kabupaten Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE membuka dengan resmi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) se-Kabupaten Raja Ampat, Selasa (23/4/2019).

Pembukaan UNBK ini ditandai dengan penyematan nomor peserta ujian kepada salah satu siswa di SMP Negeri 14 Distrik Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat.

Abdul Faris Umlati berpesan agar para peserta dapat mengikuti ujian dengan baik sehingga pada akhirnya bisa lulus dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ia juga meminta anak-anak untuk tidak menyontek atau meminta bantuan siapa pun dalam menjawab soal-soal dalam UNBK tersebut.

“Kerjakan soal dengan baik dan teliti. Jangan menyontek dan meminta bantuan pada siapa pun,” tandas AFU, sapaan Abdul Faris Umlati, SE.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Menengah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Raja Ampat, Abdullah Bafadal menjelaskan hanya delapan  SMP di Raja Ampat yang menyelenggarakan UNBK, sedangkan sisanya melaksanakan ujian akhir nasional tertulis sebagaimana biasanya.   

Katanya, total SMP yang sudah mengikuti ujian akhir nasional berjumlah 38 sekolah, tetapi karena keterbatasan sarana penunjang maka hanya delapan (8) sekolah yang mengikuti UNBK tahun 2019.

“Kita baru 8 (delapan) sekolah yang ikut UNBK. Diharapkan kedepan ada sarana penunjang agar UNBK ini bisa dilaksanakan di semua titik SMP di Raja Ampat,” ujar Abdullah Bafadal.

adapun sarana penunjang UNBK itu, kata Bafadal berupa ruangan  dan perangkat computer serta jaringan internet. Dijelaskannya hampir semua SMP di  Raja Ampat belum dilengkapi sarana dan prasarana tersebut.

“Sekolah yang lain masih ujian tertulis. Ujian yang pakai pensil itu,” tambahnya

Bafadal menjelaskan jika tidak ada halangan maka melalui anggararan perubahan akan maksimalkan  bagi penggadaan sarana penunjang UNBK sehingga ditargetkan pada tahun 2020 sekitar 75 % SMP di Raja Ampat bisa melaksanakan UNBK.

“Sisanya diatas tahun 2020, sehingga seluruh sekolah di Raja Ampat bisa laksanakan UNBK,” tambah Bafadal.  (Petrus Rabu/MC Raja Ampat/Eyv)

 

'