Puluhan Puisi Warnai HUT RA Kartini

Raja Ampat, InfoPublik - Puluhan anak dari lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TKK) di Kota Waisai, Raja Ampat, Sabtu (13/4/2019) berkumpul mengikuti lomba baca puisi dan mewarnai, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-140 RA. Kartini 2019, di Gedung DWP Kabupaten Raja Ampat.

"Tahun ini kami (DWP Raja Ampat) ditunjuk pemerintah daerah sebagai penyelenggaraan kegiatan," ujar Ketua DWP Raja Ampat Tri Lasmini Salim di Waisai, Sabtu  (13/4/2019).

Tri Lasmini Salim mengatakan, memilih puisi dan mewarnai menjadi mata lomba bukan tak beralasan. Demikian juga kelompok sasaran. Diakuinya, anak zaman sekarang khususnya anak-anak usia dini perlu diperkenalkan tokoh-tokoh penting yang memberi arah bagi perjalanan bangsa.

Dia melanjutkan, karena itu, baginya momentum peringatan HUT ke-140 RA Kartini tahun 2019 menjadi media penting mengenalkan RA Kartini kepada anak-anak usia dini dan Taman Kanak-kanak.

Anak-anak lanjut dia, adalah pemilik masa depan bangsa karena itu mereka perlu mengenal pahlawan-pahlawan penting dalam perjuangkan kemerdekaan bangsa.

"Kebetulan bulan ini kita memperingati HUT Kartini maka kita perkenalkan RA Kartini kepada anak-anak baca puisi dan lomba mewarnai," tambah Tri Lasmini.

RA Kartini merupakan salah satu pejuang dan perintis gerakan emansipasi wanita di tanah air. Jasanya dalam mengangkat harkat dan martabat wanita Indonesia patut dikenang dan menjadi kompas hidup wanita Indonesia masa kini tetapi juga pada masa-masa mendatang.

Untuk memperkenalkan spiritualitas dan semangat juang sang pahlawan maka lomba membacakan puisi dan mewarnai tersebut bertemakan Kartini.  Ruang Gedung DWP Raja Ampat begitu riuh menyaksikan anak-anak TK Raja Ampat membacakan puisi dengan judul "Kartini".

Sementara di ruang yang tak jauh dari tempat lomba puisi,  sejumlah anak-anak usia dini dari berbagai lembaga PAUD di Kota Waisai Raja Ampat sibuk mewarnai sketsa 'RA Kartini'.

"Kedua lomba ini bertemakan Kartini. Lomba baca puisi judul Kartini, demikian juga mewarnai. Mereka mewarnai sketsa Kartini,"  ujar Tri Lasmini.

Dia berharap semoga dengan membaca mereka dapat meresapi, dan dengan mewarnai mereka ingat siapa itu RA Kartini. Apalagi anak-anak ini memiliki daya ingat yang kuat. "Setidaknya anak-anak ini kenal wajahnya," tambahnya.

Tri Lasmini berharap pada proses selanjutnya mereka tetap belajar dan mengenal lebih jauh siapa itu RA Kartini. Proses itu bukan saja tanggung jawab lembaga pendidikan formal tetapi juga lembaga-lembaga non formal, keluarga dan masyarakat.

Pada kegiatan lomba tersebut, DWP Raja Ampat memberikan hadiah kepada para pemenang lomba, baik lomba baca puisi maupun lomba mewarnai. (Petrus Rabu/MC Raja Ampat)

 

'