Raja Ampat, InfoPublik - Ratusan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Raja Ampat mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) yang berlangsung di Waisai, Ibukota Kabupaten Raja Ampat. Kegiatan yang berlangsung selama sepekan (4-9/4/2019) tersebut menghadirkan narasumber dari pusat Diklat PAUD Provinsi Papua Barat dan Jakarta.

“Ini adalah kegiatan pelatihan bagi guru-guru PAUD se-Kabupaten Raja Ampat dengan jumlah peserta 156 orang,” ujar Yodice Koibur, salah satu anggota panitia penyelenggara yang ditemui di Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Kamis, (9/4/2019).

“Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan prestasi dan kemampuan guru-guru PAUD se- Kabupaten Raja Ampat,” tambah Yodice Koibur.

Atas nama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Raja Ampat, ia berharap kegiatan dapat meningkatkan prestasi guru-guru dalam mengajar anak-anak usia dini untuk meletakan landasan yang kokoh bagi pengembangan sumber daya manusia Raja Ampat dimasa yang akan datang.

“Ini untuk masa depan anak-anak Raja Ampat , kegiatan ini di biayai oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” tuturnya.

Sementara itu, Ruth Sorlota Sekewael SE M.Pd salah satu narasumber  menjelaskan sejumlah materi diajarkan dalam diklat tersebut, tapi umumnya berkaitan dengan materi dasar pendidikan anak usia dini.

“Materi yang kami berikan antara lain PAUD polistik intergratif, pendidikan inklustif, penelitian tindakan kelas, pengelolahan kurikulum, pengembangan kreatifitas, pengembangan profisional, perencanaan pembelajaran, simulasi dan intergritas dini teknologi dan informasi dan komunikasi, teori belajar dan prinsip-prinsip belajar,” ujar Ruth Sorlota Sekewael.

“Diklat ini adalah adalah jenjang yang terakhir dengan 80 jam pelajaran dan 200 jam untuk mengerjakan tugas mandiri dalam bentuk penelitian tindakan kelas,” tambahnya.

Diklat mahir bagi guru PAUD ini merupakan diklat ketiga yang dilaksanakan Pemda Raja Ampat setelah sebelum diklat tingkat dasar dan dilaksanakan diklat lanjutan.

Helen Kafiar, salah satu perserta diklat mengaku akan menerapkan materi yang diterima dalam diklat tersebut. “Ilmu yang didapat hari ini akan kami dikembangkan,” ujar Helen Kafiar yang sehari-harinya mengajar di PAUD Bahari Korfakor, Waisai, Ibukota Kabupaten Raja Ampat. (Erika O/MC.Raja Ampat) '