Bupati Raja Ampat Lauching Pengoperasian Bus Raja Ampat Pintar dan Angkutan Umum

Waisai, KominfoR4 - Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati,SE didampingi Wakil Bupati, Manuel Piter Urbinas,S.Pi,M.Si  melaunchig pengoperasian Bus Raja Ampat Pintar dan angkutan umum yang berlangsung di Kompleks Pelabuhan, Waisai- Raja Ampat, Selasa (12/2).

Abdul Faris Umlati dalam arahannya mengatakan peluncuran bus pintar ini untuk mendukung visi dan misi pasangan Firman (Faris-Manu) sebutan pasangan Bupati dan Wakil Bupati (Abdul Faris Umlati dan Manuel Piter Urbinas ) dalam membangun dunia pendidikan di Kabupaten Raja Ampat.

"Raja Ampat pintar merupakan salah satu visi kami untuk membangun Raja Ampat. Visi ini termuat dalam dokumen perencanaan daerah yaitu dokumen RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah)," ujar AFU, sapaan Abdul Faris Umlati .

Dijelaskannya visi Raja Ampat Pintar ini juga sudah dijabarkan dengan dukungan kebijakan anggaran melalui dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA). Hanya saja kata AFU, implementasinya belum bisa dilaksanakan karena belum diatur dalam regulasi teknis pelaksnaannya.  Ia berharap kebijakan BOSDA ini dapat berjalan pada tahun 2019 di Raja Ampat.

"Konsep Bosda ini  belum berjalan karena belum ada aturan . Apalagi dana Bos  pusat belum beres laporannya. Kita harapkan tahun bisa jalan ," ujar Bupati AFU .

Selain itu katanya, peluncuran kendaran bus bagi anak-anak sekolah juga menjadi salah satu cara untuk mendukung dan mewujudkan Raja Ampat Pintar. “Saya berharap apa yang dilakukan hari ini benar-benar melayani anak-anak sekolah. Anak-anak harus semangat dan rajin belajar,” ujar AFU pada acara yang juga dihadiri perwakilan anak-anak sekolah di Waisai, Raja Ampat tersebut.

Kepada instnasi teknis pengelola, AFU berpesan untuk mengelola dengan baik dan optimal untuk kepentingan pendidikan di Raja Ampat.

“Kepada Dinas Perhubungan agar bus ini dikelola dengan baik. Jangan dipakai untuk pergi memancing. Atau kegiatan lainnya, tapi bus ini benar-benar untuk antar dan jemput anak-anak dari rumah ke sekolah dan sebaliknya,” tandas AFU.

AFU juga menambahkan seluruh operasional kendaraan tersebut ditanggung oleh pemerintah daerah, sehingga tak ada punggutan biaya apa pun dalam melayani anak-anak sekolah di Waisai.

“Bus ini gratis. Jika ada yang pungut biaya segera lapor bupati.Jangan lagi ada alasan untuk tidak ke sekolah . Dengan adanya bus ini anak-anak harus  rajin ke sekolah,” harap AFU.

Kepada orang tua, AFU juga meminta untuk tidak memberikan kendaraan bermotor kepada anak-anak karena resikonya sangat tinggi terhadap keselamatan anak-anak di jalan raya. (by.Petrus Rabu/Media Center Raja Ampat)

'