BPKAD Raja Ampat Gelar Rapat Koordinasi Tingkatkan Pengelolaan Keuangan Daerah

Waisai, KominfoR4-Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daeraah (BPKAD) Kabupaten Raja Ampat menggelar rapat koordinasi (Rakor) untuk meningkat tata kelola dan managemen pengelolaan keuangan daerah yang berlangsung di Waisai-Ibukota Kabupaten Raja Ampat, Kamis (6/9).

Kepala BPKAD Raja Ampat, Orideko Burdam, M.Ec.Dev dalam arahannya menjelaskan rakor ini bertujuan untuk memantapkan pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Raja Ampat.

Rakor yang kami selenggarakan ini bertujuan mengambil langkah-langkah untuk melakukan pekerjaan ini dengan baik dan benar,” ujarnya dihadapan peserta yang terdiri  para kasubag keuangan, bendahara pengeluaran, bendahara barang dari seluruh Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) di Raja Ampat, Provinsi Papua Barat.

Orideko, sapaan Orideko Burdam menegaskan peraturan Kementerian Dalam Negeri tentang Pengelolaan Keuangan Daerah menuntut para pengelola keuangan dan barang milik daerah di masing-masing OPD di Raja Ampat untuk terus belajar dan meningkat kemampuannya.

Ia berharap para pengelola keuangan dan barang milik daerah di masing-masing OPD untuk terus menjali kerja sama dengan BPKAD Raja Ampat guna mendukung tata tertib pengelolaan keuangan daerah.

“Saya minta agar saling koordinasi dan mendukung agar terwujudnya pengelolaan keuangan daerah secara baik dan benar,” ujar Orideko.

Sekedar diketahui bahwa Kabupaten Raja Ampat dalam dua tahun berturut-turut telah meraih opini Wajar Tanpa Pengeculian dari Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi Papua Barat.

Orideko menambahkan seiring dengan kemajuan teknologi informasi maka sistem pengelolaan keuangan daerah kedepannya akan berbasis informasi teknologi (IT). Bahkan kata Orideko, sejak tahun 2020, pemda Raja Ampat akan menggunakan aplikasi IT dalam pengelolaan keuangan.

“Nantinya di tahun 2020 hinggga kedepannya kita akan menggunkan aplikasi agar semakin transparan dan efiseinsi untuk pengelolaan keuangan.

Untuk dinas terkait dengan adanya aplikasi ini kerja semakin mudah cepat dan jelas,” jelas Orideko Burdam.

“Kami awali pemasangannya atau pengunaan di beberapa OPD seperti rencana Rumah Sakit Umum Daerah, Dians Kesehatan, Dinas Pendapatan Daerah hingga nantinya seluruh SKPD akan mengunkan aplikasi ini,” tambahnya.

Laporan: Moh. Yusup

Editor:  Petrus Rabu

'