Bupati Raja Ampat Canangkan Kampanye Imunisasi Meales Rubella di Raja Ampat

Waisai_KominfoR4, Bupati Kabupaten Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE mencanangkan Kampanye Imunisasi Meales Rubella (MR) di Wilayah Kabupaten Raja Ampat. Acara pencanangan ini dilaksanakan di Puskesma Waisai-Kabupaten Raja Ampat, Senin, 6 Agustus 2018.

Sejumlah pejabat dari Lingkungan Pemda Rampat hadir dalam kegiatan tersebut, antaranya Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel P. Urbinas, S.Pi, M.Si,  Sekda Raja Ampat, Dr. Yusuf Salim, M.Si, juga nampak sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemda Raja Ampat, WadandeninteldamXIVIII Kasuari,  para ibu-ibu dan bayi serta anak yang akan melaksanakan imunisasi.

Abdul Faris Umlati dalam  sambutannya menegaskan UU perlindungan anak nomor 35 Tahun 2014  merupakan landasan bagi perlindungan anak  serta menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar dapat hidup,tumbuh, berkembang , dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan.

AFU, sapaan Abdul Faris Umlati menambahkan dalam Undanga-Undangan Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 juga mengamatkan bahwa imunisasi merupakan hak setiap anak hak setiap anak dan pemerintah wajib untuk memberikan imunisasi lengkap kepada setiap bayi dan anak.

“Imunisasi akan memutus rantai penularan penyakit dalam masyarakat ketika proporsi penduduk yang terimunisasi cukup tinggi atau di atas 95%. Dalam UU Nomor  23 Tahun 2014 mengenai pemerintah daerah juga bahwa pemerintah daerah harus memperioritaskan urusan pelayanan dasar kesehatan dengan pedoman pada standart pelayanan minimal yang ditetapkan pemerintah,” tandasnya.

“Mulai hari ini pemerintah akan memberiakn perlindungan anak untuk satu penyakit lagi yaitu Rubella penyakit yang masih endemis di Negera kita,” tambah AFU.

Sasaran kampanye MR ini adalah kelompok yang paling rentan tertular penyakit campak dan ribella yaitu anak usia 9 tahun sampai kurang 15 tahun.  Agar kampanye MR ini memberikan hasil optimal, maka cakupan imunisasi harus di atas 95%.

Kampanye imunisasi  campak dan rubella ini akan berlangsung hingga akhir tahun 2018 sebagaimana yang ditetapkan dalam agenda kesehatan nasional. Pelayanan  imuniasi campak dan rubella ini akan dipusatkan di Puskemas, Posyandu dan sekolah-sekolah yang ada.

Laporan:  Imha Alawohit

Editor. Petrus Rabu


 

'