Pemda Raja Ampat Gelar Serahterima Jabatan dari Pejabat Lama ke Pejabat Baru

Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menggelar serahterima jabatan dari pejabat lama ke pejabat baru yang berlangsung di Aula Bupati Raja Ampat, Rabu 07 Maret 2018. Serahterima jabatan ini sebagai tindaklanjut pelantikan para pejabat eselon II/pejabat tinggi pratama di Lingkungan Pemda Raja Ampat belum lama ini. 

Acara serahterima jabatan ini dihadiri Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel Piter Urbinas, S.Pi, M.Si, Sekda Raja Ampat, Dr. Yusuf Salim, M.Si, Para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan Organisasi Pemerintah Daerah dan disaksikan para Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemda Raja Ampat serta sejumlah tokoh agama yang hadir pada kesempatan tersebut.

Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel Pieter Urbinas. S.Pi, M.Si saat membacakan sambutan Bupati Raja Ampat mengatakan serahterima jabatan bukan merupakan hal baru dalam birokrasi pemerintahan.  Peristiwa serahterima jabatan juga terjadi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat ini dan bukan merupakan hal yang baru dan bukan pula yang mengejutkan .  Peristiwa samacam ini, Kata Manu, sapaan Manuel Piter urbinas, S.Pi, M.Si adalah suatu rangkaian yang harus terjadi dalam rangka peningkatan aktivitas dan kemampuan dalam melaksanakan tugas sebagai aparatur pemerintah.

"Dalam satu korps kita ibarat berada dalam suatu hidup atau perahu yang sedang melaju menuju ke satu tujuan yang telah kita tentukan dengan berbagai peluang dan tantangan yang mungkin akan timbul . Jika biduk itu dirasakan kurang baik dan kita membiarkannya maka secara perlahan lahan namun pasti biduk atau perahu itu akan kalah termasuk penumpang atau orang orang yang ada di dalamnya," ujar Wakil Bupati menganalogikan sebuah sistem pemerintahan dengan sebuah perahu yang tengah mengarungi samudera.

“Untuk itulah kita perlu saling bahu membahu sebuah tantangan yg kita miliki untuk menuju cita cita yang kita capai dengan cara mereformasi semua aspek organisasu kelembagaan kita,” tambah Wakil Bupati mengharapkan. 

Dijelaskannya tuntutan reformasi, transparansi, akuntabilitas dan kejujuran mehendaki adanya usaha yang kuat dan pengorbanan sertta keseriusan seluruh aparatur dalam bekerja, khususnya bagi para pejabat yang menduduki jabatan baru dalam birokrasi pemda Raja Ampat. 

Suatu hal yg sangat urgen kata Wakil Bupati, adalah kesadaran dan tanggung jawab, loyalitas, serta disiplin. 

“Oleh karena itu saya mengajak kita agar lebih peka, teliti dan cermat dalam melakukan pekerjaan sehingga kita dapat menghindari akibat akibat yg akan ditimbulkan karna kekuarangan pengertian kita terhadap prosedur sehingga dapat merusak ditra diri kita sendiri,” tandasnya.

“Mari kita bekerja keras  dengan meningkatkan dedikasi, disiplin dan taat aturan,” harap Wakil Bupati mengakhiri sambutannya.

Laporan: Imha Alwohit

Editor: Petrus Rabu 

 

'