Raja Ampat Tuan Rumah Pelaksanaan Sidang Sinode GKI di Tanah Papua 2017

Kabupaten Raja Ampat-Provinsi Papua kembali dipercayakan sebagai tuan bagi pelaksanaan kegiatan keagamaan yang sangat akbar di Tanah Papua. Jika sebelumnya, pada tahun 2015, Raja Ampat menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Papua Barat. Pada tahun 2017 ini tepatnya pertengahan Maret 2017, Raja Ampat akan menjadi tuan pelaksanaan Sidang Sinode Gereja Kristen Injili di Tanah Papua Tahun 2017.

Sidang Sinode XVII Gereja Kristen Injili di Tanah Papua tahun 2017 ini akan dihadiri seluruh utusan Klasis dan Jemaat kategorial Gereja Kristen Injili di tanah Papua. Bahkan juga akan dihadiri tamu dari dalam dan luar negeri.  “Kurang sekitar 3.000-4.000 orang akan menghadiri pelaksanaan sidang Sinode GKI di tanah Papua yang akan dilaksanakan di Waisai-Kabupaten Raja Ampat tahun 2017 ini,” ujar Ketua BPAM Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Alberth Yoku, S.Th saat meninjau persiapan venue acara pembukaan sidang sinode yang rencananya akan dilaksanakan di Pantai Waisai Torang Cinta pada tangal 11 Maret 2017 mendatang.

“Banyak sekali yang berminat untuk ikut dalam Sidang Sinode GKI di Tanah Papua Tahun 2017 ini. Ini mungkin karena nama besar Raja Ampat yang terkenal dengan pesona dan keindahan pariwisatanya. Bahkan ada kurang lebih 300 orang tamu dari Australia yang sudah mendaftar untuk ikut sidang sinode ini, ditambah beberapa perwakilan negara-negara sahabat, tamu dari Eropa, tetapi juga dari Amerika,” tambah Albert Yoku, S.Th.

Lebih lanjut, Albert Yoku, S.Th menjelaskan Sidang Sinode XVII GKI di Tanah Papua Tahun 2017 ini akan menyusun dan menetapkan Pokok-Pokok Pelaksanaan Amanat dan Panggilan Gereja kristen Injili Di Tanah Papua serta memilihdan menetapkan Anggota Badan Pekerja Am Sinode Gereja Kristen di Tanah Papua 2017-2022.

Menghadapi event besar dibidang keagamaan ini, pemerintah daerah bekerja sama dengan panitia pelaksanaan terus menata dan mempersiapkan kota Waisai-sebagai Ibukota Kabupaten Raja Ampat. Diantaranya menata Pantai Waisai Torang Cinta dan mempercepat penyelesaian pembangunan Gedung Gereja Baru Jemaat Alfa Omega Waisai-Raja Ampat sebagai tempat berlangsungnya sidang yang dilaksanakan pada tanggal 11-17 Maret 2017 mendatang. (MCKominfoR4/Petrus Rabu)

'